Dalam pantasnya jemarinya menyusun
Tetap tidak sekuat mindanya berlari
Saling bertindih mencari keseragaman
Semakin otaknya beranting
Semakin peluhnya menitik melaksanakan tugas
Hari ini rezeki ditadah
Ujian tetap mencurah
Ketika bunga kembang mewangi
Harum memenuhi seluruh taman hati
Namun hanya seketika
Pabila terowong-terowong sunyi
dipenuhi ceracak berduri
Menggigil anggota dicucuki racun
Setitis demi setitis airmata gugur
Timbul tenggelam menahan kesakitan
Erangannya didengari
Raungannya mendapat belas dan simpati
Walaupun sayup-sayup kedengaran
Munculnya pahlawan
Membawa penawar
Bisikannya satu penenang
Lalu dia bangkit kembali
*****
kita tidak akan senang untuk senang-senang jadi senang...ujian itu pasti datang di saat kita memperoleh kesenangan..sebagai tarbiyah untuk kita tidak melupai-Nya...


4 comments:
Salam caiyang
Mama visit. Bukan senang utk menjadi senang dan bukan susah utk menjadi susah. Tidak jua ke tepi dan tidak jua di tengah. Bersederhana agar diri dpt diketengahkan. Istiqamah.
mamawana:
insyaAllah...thanks mama..=)
indahnya penulisan ini ika suka..byk maksud tersirat =)
ieQa:
banyak ke?hehehe
Post a Comment