Hening subuh detik tua
Seusai sujud fajar tanpa lena
Pangkin punggung atas bangku jingga
Menatap keindahan saujana
Dari celah jendela
Fikirku..
Kisah usia tiada istimewa
Sambut awal cerita dengan air mata
Hanya duka
Jam berdetik.
Ada contengan kisah.
Senyum lukis sendiri
Biar memaksa buang resah
Mula cerita pagi
"Aku gembira ini hari"
Mereka jeda. Senyum berbalas.
Tawa bersambut.
Tanpa dipaksa
Mereka hulur pensil warna
Untuk aku lakar sesuka rasa
"Hari ini hari mu, pinta apa saja"
Doa dibaca
Tanda tuanya gadis dewasa
Manis kami telan bersama
Waima masa cemburu kalah orang muda
Waktu berlari tanpa menunggu
Menembus sosok serpihan anganku
Baris pemuda pemudi
Menggugah sunyiku
Kala terbenam suria di langit senja
"Mari rai bersama kami"
Malam masih belum menghujung
Menyua hamparan peristiwa
Cukup untuk kenangan sampai bila-bila
Bingit tanda mesra
Riuh simbol akrab kita
Pulang daku membungkus cinta
Jadi muzikal
Bergentayangan di selirat benakku
Beradu dalam pelukan girangmu
Catatan Hari Lahir II
Perjalanan Teluki
Nasi kukus sekali lagi
Teh O Ais Laici
Faiz dan Izzati
Memberi peluru inspirasi
Memetik suis alpa diri
Telah lama ku tenggelam
Dalam kapal besi di lautan duka
Semuanya satu hadiah hari jadi
Penuh erti
Catatan Hari Lahir III
(Untuk Kak Zainun tersayang)
Jauh di mata dekat di hati
Lunak suaramu
Ayat-ayat kasihmu kakak
Aku hargai
Nasihatmu harum mewangi
Tiada satu bobrok didikmu
Santun jujur
Dililt dengan benang keikhlasan
Begitu
Tetap juga ku simpan rapi
Dalam kotak cintaku.
Embun Melati
Mahallah Ameenah
12.00 a.m.

2 comments:
catatan hari lahir buat semua.... indahnya kata2.... ikhlas dari jiwa......
Embun..Embun ada bakat menulis puisi.. ringkas, bahasa pun mudah difahami :)
Post a Comment