
Ku tatap pokok renek dalam pasu
berdiri gagah walaupun membisu
tiap hari ku baja seperti ratu
ku sirami ia sambil berlagu
berjanji kan ku jaga ia setinggi gunung Kinabalu
Namun renek tetap renek
jika dikata ia layu pasti ia akan layu
jika dikata kun fayakun,ia pasti jadi juga begitu
Jika rantingnya patah,ia tetap berganti
Jika mati sekalipun,ku pasti gantikannya dengan yang lebih teguh berdiri
Kini,pokok renekku kering tak bernyawa
ku cabut,ku buang sisa-sisanya
lalu ku tempatkannya di suatu sudut bumi
tuntas, ku benamkan benih yang baru
mungkin tidak lagi di dalam pasu
tidak lagi seperti pokok renek itu
tapi benih yang ku tunggu tumbesarannya
kan ku nanti ranting dan dedaunan yang baru..
******
Rajin la sangat aku tanam pokok kan? lalalalala..=p
No comments:
Post a Comment